Perbedaan Jurusan Teknologi Kelautan, Teknik Kelautan dan Ilmu Kelautan

1
1300
ilmu kelautan, teknik kelautan,teknologi kelautan

Beberapa jurusan atau program studi di perkuliahan, seringkali namanya mirip-mirip, yang untuk sebagian calon mahasiswa tampak sama dan tidak diketahui perbedaannya. Contoh, antara jurusan geologi dan jurusan geodesi. Persamaannya apa dan perbedaannya apa? Banyak yang belum tahu. Terkait prospek kerja jurusan geomatika dan geodesi, sudah dibahas di artikel ini.

ilmu kelautan, teknik kelautan,teknologi kelautan

Pada tulisan kali ini, kami akan sampaikan kepada teman-teman tentang perbedaan antara jurusan TEKNIK KELAUTAN, TEKNOLOGI KELAUTAN dan ILMU KELAUTAN.

Baik, kita mulai dari yang pertama, Jurusan Teknik Kelautan.

Jurusan Teknik Kelautan adalah jurusan yang yang lebih banyak mempelajari tentang rekayasa pada bidang pantai atau lepas pantai (Coastal and Offshore Engineering). Fokusnya adalahmempelajari tentang pemanfaatan serta pengelolaan laut untuk sarana dan prasarana transportasi laut dan sumber dayanya.

Sarana dan Prasarana transpostasi laut contohnya seperti pelabuhan, dermaga, kapal dan lain sebagainya. Sedangkan mempelajari sumber daya laut, seperti pencemaran laut, pengendalian lingkungan, kemungkinan bencana dan lain sebagainya.

Adapun akar dari pelajaran atau kuliah di teknik kelautan yaitu berdasar pada ilmu-ilmu mekanika, dinamika fluida terutama untuk lingkungan laut, geologi, dan bangunan lepas pantai. Termasuk juga fasilitas-fasilitas yang ada di pelabuhan seperti dermaga.

Bidang kajian yang akan di bahas dalam Teknik Kelautan antara lain adalah bangunan lepas pantai, proses pantai, bangunan pelindung pantai, teknik perkapalan, akustik bawah laut, hidrodinamika laut, dan penyebaran polutan.

Pada prinsipnya ilmu yang dipelajari pada jurusan Teknik Kelautan lebih banyak berkaitan dengan ilmu fisika terapan, terutama ilmu mekanika. Sedangkan infrastruktur keairan yang dipelajari mulai dari batas pantai ke laut lepas.

Beberapa bidang studi pada jurusan Teknik Kelautan antara lain:

  1. Teknik Pantai

Pada bidang studi Teknik Pantai ada kaitan dengan perancangan fasilitas dan struktur pantai, identifikasi perilaku kondisi tanah dasar laut,analisa pondasi bangunan laut, perancangan anjungan dengan struktur beton, perancangan pembuatan dermaga dan lain-lain, pengelolaan wilayah pantai, dan sebagainya.

Jadi lebih fokus pada perancangan fasilitas di sekitar pantai.

  1. Teknik Lepas Pantai

Pada bidang studi Teknik Lepas Pantai, akan banyak mempelajari masalah teknologi pemanfaatan laut, teknologi untuk media transportasi seperti pipa dan kabel yang ada dilaut. Media transportasinya adalah media statis (pipa, kabel, dsb.), bukan media dinamis (kapal laut, dsb.). Sehingga tidak mempelajari tentang perkapalan atau pembuatan kapal. Karena itu jurusannya sudah beda.

  1. Manajemen Sumber Daya Kelautan

Pada bidang studi ini mempelajari pengelolaan pemanfaatan sumber daya laut agar lebih optimal dan berkelanjutan. Pengelolaan sumberdaya tersebut juga dikaitkan dengan kondisi polusi, pengetahuan iklim dan hal-hal yang dapat mempengaruhi sumber daya dan keberlanjutannya.

  1. Energi dan Lingkungan Laut

Bidang studi ini mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan identifikasi kondisi lingkungan laut yang ditinjau dari segi oceanografi dan geologi, pemanfaatan gelombang laut dan pasang surut sebagai sumber energi alternatif konversi energi panas lautan. Bidang studi ini juga untuk pemecahan masalah pencemaran lingkungan laut, dan sebagainya.

Beberapa keahlian dalam teknik kelautan diantaranya :

  1. Bangunan Lepas Pantai (Offshore Structure). Mempelajari analisis dan perencanaan kekuatan struktur bangunan laut, analisis kekuatan material, analisis keandalan dan resiko serta bidang-bidang yang relevan terhadap bangunan lepas pantai.
  2. Hidrodinamika Lepas Pantai (Offshore Hydrodinamics). Mempelajari identifikasi perilaku aliran fluida, analisis respon dinamis bangunan laut terhadap eksitasi gaya gelombang, dan analisis gelombang lautan acak, serta bidang-bidang yang relevan.
  3. Perancangan dan Produksi Bangunan Lepas Pantai (Design and Production Of Offshore Structure). Mempelajari system anjungan minyak lepas pantai dan bangunan lain, analisis tekno ekonomis bangunan laut, Teknologi dan manajemen produksi bangunan laut, perancangan dan system fasilitas bawah laut. Bedanya dengan point 1., adalah kalau pada point 1, lebih fokus pada MATERIAL dan LINGKUNGANnya, sedangkan pada point 3 ini, adanya aspek MANAJEMEN dan PERHITUNGAN EKONOMIS. Walaupun tidak detail.
  4. Energi dan Lingkungan Laut (Ocean Energy and Environmental). Mempelajari kondisi lingkungan laut yang ditinjau dari segi oceanografi dan geologi, pemanfaatan gelombang laut dan pasang surut sebagai sumber energi alternatif konversi energi panas lautan, pemecahan masalah pencemaran lingkungan laut, serta bidang-bidang yang relevan.
  5. Teknik Pantai dan Pelabuhan Laut (Coastal Engineering). Mempelajari perancangan fasilitas dan struktur pantai, identifikasi perilaku kondisi tanah dasar laut, analisa pondasi bangunan laut, perancangan anjungan degnan struktur beton, pengelolaan wilayah pantai, serta bidang-bidang yang relevan.

Demikian, penjelasan singkat tentang Teknik Kelautan. Mudah-mudahan teman-teman mendapat gambaran yang cukup jelas.

Selanjutnya, kita akan berbicara tentang Teknologi Kelautan.

Teknologi Kelautan pada dasarnya adalah ilmu yang mempelajari rekayasa yang ditujukan untuk memanfaatkan laut baik sebagai media transportasi maupun sebagai sumber daya dan ruang atau lingkungan hidup. Teknologi kelautan ini merupakan turunan dari teknik perkapalan.

Adapun tugas dari teknologi kelautan :

  1. Menyediakan sumber daya manusia atau tenaga ahli pada bidang perencanaan kapal
  2. Konstruksi dan kekuatan kapal
  3. Manajemen galangan dan industri berat
  4. Hidrodinamika
  5. Manajemen pelabuhan dan transportasi laut
  6. Sistem perkapalan
  7. Sistem propulsi
  8. Sistem perpipaan dan alat bantu
  9. Perencanaan struktur lepas pantai
  10. Perencanaan fasilitas pantai
  11. Pelabuhan dan fasilitas laut
  12. Sistem pipa bawah laut

Jadi, bedanya apa?

Teknik Kelautan, fokus pada mempelajari tentang bangunan dan lingkungan laut. Sedangkan Teknologi kelautan lebih fokus pada teknologi transportasinya. Namun demikian, dalam perkuliahan, seringkali mata kuliah yang dipelajari saling berkaitan dan bahkan mirip-mirip. Karena memang aspeknya sama, yaitu kelautan.

Teknik Kelautan cakupannya lebih luas dibandingkan Teknologi Kelautan.

Kemudian, bagaimana dengan jurusan Ilmu Kelautan?

Pembahasan tentang ilmu kelautan sengaja kami pisahkan, karena area bahasannya yang cenderung berbeda jauh dari pada dua jurusan sebelumnya.

Pada jurusan Ilmu Kelautan, pengajaran lebih pada kondisi biologi, kimiawi dan fisika laut sehingga membentuk atau mempengaruhi kondisi dan ‘cara bekerja’ laut.

Mata kuliah yang dipelajari misalnya: Pengantar Oseanografi yang fokus sama ilmu fisika dan kimia. Tapi namanya juga pengantar, artinya kuliah ini mempelajari dasar-dasar dari ilmu Oseanografi itu sendiri. Pada mata kuliah ini, teman-teman akan mengerti tentang pentingnya temperatur, salinitas (kadar garam), densitas, arus, gelombang, nutrien dan faktor fisika-kimia lainnya yang sangat mempengaruhi “cara kerja” laut.

Mata kuliah Oseanografi akan dilanjutkan dengan mata kuliah Mata kuliah Oseanografi Fisika dan Oseanografi Kimia di semester selanjutnya.Mata kuliah tersebut lebih fokus membahas tentang kondisi-kondisi fisika dan kimia laut. Contoh mata kuliah lain di jurusan ilmu kelautan adalah Mikrobiologi yang kemudian dilanjutkan dengan Mikrobiologi Laut pada semester selanjutnya.

Mata kuliah yang juga membedakan dengan dua jurusan kelautan sebelumnya, adalah Dasar-Dasar Manajemen dan Manajemen Lingkungan Pesisir dan Laut. Ilmu manajemen di sini bukan manajemen perusahaan yang terkait produksi, promosi dan sejenisnya. Tapi manajemen atau pengelolaan tentang wilayah laut dan pesisirnya. Pengelolaan yang dimaksud adalah termasuk identifikasi, pemetaan dan penataan baik sumber daya alamnya maupun sumber daya manusianya.

Jadi, pada jurusan Ilmu Kelautan, mata kuliah yang dipelajari lebih kepada ‘pengetahuan secara luas dan mendalam’ seputar laut dan pesisirnya, tetapi tidak tentang ‘membuat sesuatu di laut atau di atas permukaan laut (seperti pada Teknik Kelautan dan Teknologi Kelautan).

Lebih baik masuk jurusan mana?

Itu kembali kepada minat/passion teman-teman sendiri. Jika teman-teman lebih menyukai aspek ‘technical’, merasa orang lapangan dan lebih suka ‘bergerak’, maka Teknik atau Teknologi Kelautan lebih tepat.

Namun, jika teman-teman lebih menyukai aspek ‘managerial’, merasa lebih nyaman bekerja di kantor dan kurang suka di lapangan, mungkin Ilmu Kelautan lebih tepat.

Tetapi, perlu kami tegaskan, bahwa ketiga jurusan tesebut objeknya adalah laut, yang berada di luar ruangan. Jadi pilih jurusan manapun, teman-teman harus siap terjun ke laut.

Demikian ya teman-teman, mudah-mudahan artikel ini bermanfaat dan memberikan gambaran perbedaan antara Teknik Kelautan, Teknologi Kelautan dan Ilmu Kelautan. Mohon maaf, jika perbandingannya kurang berimbang. Jika tulisan ini bermanfaat dan informatif, silahkan dibagikan, agar lebih banyak teman-teman kita yang mengetahuinya. (sumber)