by

Tipe Cowok yang Kemungkinan Besar Homo

Berikut ciri-ciri khusus kaum Gay tersebut:

  1. Anting di telinga kanan

Cowok mengenakan anting sudah merupakan hal yang lazim, terutama buat mereka yang suka musik Punk atau Rock. Penggemar musik keras biasanya menindik di telingan sebelah kiri. Kaum Homo menindik telinga sebelah kanan mereka untuk menyamarkan identitas mereka dan agar mereka bisa saling mengenali dengan cepat.

  1. Cincin di Kelingking atau Jempol

Penggunaan cincin di kelingkin masih kerap digunakan kaum gay hingga saat ini. Aksesoris yang biasa dipakai oleh laki biasanya di jari manis. Sekarang trennya berubah banyak kaum gay yang memakai cincin di jari Jempol mereka, ada yang memakai cincin kecil,ada juga yang memakai cincin Tessi.

  1. Sapu tangan di Kantong Celana

Penggunaan sapu tangan yang diselipkan punya arti yang berbeda sesuai warnanya. Sapu tangan warna hijau berarti cowok gay tersebut siap dianal. Sedang kalau sapu tangan berwarna merah untuk gay yang hanya mau menganal saja.

Jika Anda ingin diam-diam mencari tahu apakah seseorang yang Anda kenal gay, maka Anda harus berhati-hati dalam proses yang sensitif ini. Untuk mencari tahu apakah seseorang yang Anda kenal gay, Anda perlu mengamati orang tersebut dan tahu apa yang tidak boleh dilakukan. Anda mungkin dapat mencari tanda-tanda apakah seseorang itu gay, tetapi pada akhirnya, Anda tidak akan pernah tahu pasti kecuali orang tersebut membuka diri pada Anda. Jika Anda ingin diam-diam dan mencari tahu apakah seseorang dalam hidup Anda gay, ikuti langkah-langkah berikut ini.

tipe cowok yang kemungkinan besar homo

Jangan tanyakan pada semua orang yang Anda kenal apakah ia gay. Hal ini adalah hal terburuk yang dapat Anda lakukan jika Anda ingin diam-diam mencari tahu apakah seseorang itu gay. Jika seseorang gay dan belum terbuka mengenainya, ia pasti punya alasan bagus, dan hal terakhir yang diinginkan orang tersebut adalah Anda bertanya-tanya pada semua orang yang Anda jumpai apakah mereka pikir ia gay.

Jika seseorang belum terbuka, maka orang-orang yang Anda jumpai mungkin tidak tahu keadaannya. Dan jika ia terbuka pada mereka, mereka tidak akan mengatakan pada Anda. Jadi jika Anda bertanya pada setiap orang, yang Anda lakukan hanyalah membuat hidup orang tersebut semakin rumit, baik ia gay maupun tidak.

Jika orang tersebut gay, ia jelas tidak ingin semua orang mencurigai hal ini. Dan jika Anda tidak gay, maka pada dasarnya Anda hanya menyebarkan gosip bahwa ia benar gay tanpa alasan tertentu.

Ditambah lagi, jika orang tersebut tahu Anda bertanya kesana kemari pada setiap orang, maka ia tidak akan pernah membuka diri pada Anda.

Jangan menilai gaya orang tersebut berpenampilan. Satu mitos yang konyol tentang cara mencari tahu apakah seseorang yang Anda kenal gay adalah dengan melihat bagaimana cara orang tersebut berpakaian. Jika orang tersebut memakai pakaian ketat, dengan warna-warna dan pola-pola terang, maka orang tersebut pasti gay, bukan? Anda salah. Semua orang dapat memakai pakaian ketat atau yang berwarna terang – hal ini tidak berhubungan dengan menjadi gay.

Di samping itu, banyak pria metroseksual dan wanita atletis di luar sana. Bagaimana seseorang berpakaian tidak mengindikasikan orientasi seksual mereka. Jadi, jangan buang waktu mencoba menganalisis apa artinya jika teman perempuan Anda mengubah gaya pakaiannya, atau jika teman pria Anda tiba-tiba memakai celana yang lebih ketat.

Jangan mengamati cara orang tersebut berbicara. Hal ini adalah mitos konyol lain yang harus dihindari. Jangan menghabiskan waktu melihat bagaimana orang tersebut mengulur kata-katanya atau ekspresi serta intonasi apa yang digunakan orang tersebut saat ia berbicara. Anda dapat menghabiskan bertahun-tahun menganalisis cara seseorang berbicara dan hal ini tidak akan membawa Anda ke mana pun, jadi, jangan buang waktu Anda.

Jangan terobsesi dengan selera musik atau acara TV orang tersebut. Anda dapat berspekulasi bahwa teman laki-laki Anda gay karena ia sangat menyukai Madonna dan GLEE semau Anda, tetapi kemungkinan besar, Anda hanya buang-buang waktu. Orang-orang yang gay ada di mana-mana dan mereka tidak perlu memiliki selera yang “menakjubkan”. Kenyataannya, jika seseorang belum terbuka, ia mungkin akan mencoba membaur dan tidak menyebutkan seleranya terhadap musik atau acara TV yang akan membuat orang mencurigai ia bukan heteroseksual.

Berpikir bahwa ada korelasi antara selera musik dengan orientasi seksual adalah konyol. Jangan membuang waktu untuk hal semacam ini.

Selanjutnya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed