by

4 Syarat Pinjaman KUR BRI dan Jenis Usaha yang Layak Disetujui

Pada tahun 2021 pemerintah resmi menaikkan kuota KUR (Kredit Usaha Rakyat) menjadi 253 trilliun di bandingkan tahun lalu hanya sebesar 220 triliun.  Terjadi penambahan kuota KUR sebanyak 33 triliun.

Meningkatnya plafon KUR yang disediakan oleh pemerintah, maka kuota KUR oleh lembaga penyalur juga meningkat.

Termasuk salah satunya lembaga penyalur yaitu BRI. PT Bank Rakyat Indonesia yang merupakan lembaga penyalur KUR terbesar di Indonesia.

Adanya dana kur sangat membantu pengusaha untuk mendapatkan dana sebagai modal untuk mengembangkan usahanya.

Dana KUR memang ditujuankan untuk pelaku usaha seperti UMKM agar dapat membuka lapangan pekerjaan dan membantu dalam mengentaskan kemiskinan.

Sehinga tidak salah memang mengapa pemerintah memberikan perhatian khusus kepada para UMKM.

Baca Juga: Cara Beli Rumah KPR Subsidi 0 Persen, Kuota Sangat Terbatas!

Sejalan dengan itu tidak main-main BRI tahun ini menyediakan kuota kur sebesar 170 triliun rupiah lebih tinggi dari kuota KUR tahun sebelumnya hanya sebesar 140 triliun.

Artinya terjadi penambahan kuota KUR sebanyak 30 triliun. Penyaluran KUR BRI di bagi menjadi 2 jenis yaitu KUR mikro dan KUR super Mikro.

Penyaluran dana kedua elemen tersebut tercatat sampai akhir desember 2020 telah tersalurkan sebanyak 125,62 triliun.

Mungkin kalian bertanya bagaimana persyaratan mengajuka KUR BRI?

Nah kali ini saya akan memberikan informasi megenai syarat Mengajukan KUR UMKM BRI

1. Jenis KUR BRI

Dikutip dari laman resmi BRI, KUR BRI di bagi menjadi 3 jenis yaitu: KUR mikro, Kur ritel dan kur TKI.