fbpx

5 Bahaya Bonceng Anak di Depan Saat Naik Motor, Nomor 3 Sering Disepelekan

Motor merupakan salah satu moda transportasi yang paling banyak digunakan tak hanya di kota besar, namun juga sudah biasa ditemukan di jalan-jalan pedesaan. Pun tak hanya orang dewasa, anak-anak juga biasanya akan ikut naik motor dengan cara dibonceng. Kebanyakan orang, biasanya akan menempatkan anak di depan jok motor dengan alasan keselamatan dan kenyamanan.

Namun, membonceng di depan jok motor ternyata tak baik bagi keselamatan sang anak, lho. Berikut ini beberapa alasan logis yang melatarbelakanginya;

1. Angin, debu dan folusi udara yang berbahaya bagi sistem pernafasan

Saat anak dibonceng di depan jok motor, kemungkinan debu, angin, dan polusi udara akan langsung masuk ke dalam saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan. Meski memakai helm atau masker sekalipun, paparan debu-debu yang bentuknya renik sulit dihindarkan jika posisi anak berada di depan. Apalagi jika kecepatan tinggi dan udara yang berhembus cukup kencang, risiko terganggunya sistem pernapasan akan semakin besar dirasakan sang anak.

2. Mudah dehidrasi dan kelelahan saat cuaca sedang panas

Karena terpapar sinar matahari langsung, maka anak yang dibonceng di depan biasanya akan mengalami dehidrasi terlalu cepat. Apalagi jika cuaca sedang panas, selain dehidrasi, sang anak pun akan cepat merasa lelah karena banyak gangguan dari depan. Selain itu, pijakan dan pegangan sang anak pada motor pun biasanya membuat pergerakannya menjadi sangat terbatas.

3. Saat mengantuk, posisi anak menjadi tak seimbang

Artikel Terkait

- Advertisement -

Trending

- Advertisement -