Syarat Klaim Asuransi Motor Akibat Kecelakaan Meskipun Masih Kredit

Date:

Share post:

Kecelakaan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Karena itu, selain harus berkendara dengan hati-hati, kamu juga perlu melindungi dirimu dengan asuransi, baik asuransi kesehatan maupun asuransi motor.

Asuransi motor sangat bermanfaat saat kamu terlibat dalam insiden yang menyebabkan motormu rusak. Sebab, dengan asuransi, biaya perbaikan bisa dicover oleh perusahaan asuransi, sehingga kamu gak perlu mengeluarkan banyak biaya.

Nah, berikut syarat dan cara mengajukan klaim asuransi motor.

1. Dokumentasikan kerusakan

Melampirkan bukti kerusakan motor merupakan syarat utama mengklaim asuransi motor kredit. Sebagai pemilik motor, kamu harus mendokumentasikan kerusakan motormu secara detail.

Biasanya dengan melampirkan foto dan menunjukan bagian yang rusak kepada petugas asuransi yang melakukan survei. Sebagai informasi, cara ini menjadi syarat sebagai penentu klaim kamu akan diterima atau ditolak.

Baca Juga: Manfaat Pakai Asuransi Mobil, Bikin Lebih Tenang

2. Melengkapi dokumen klaim yang dibutuhkan

Jika sudah ada bukti, kamu harus melengkapi dokumen klaim motor kredit yang mengalami kecelakaan. Di antaranya formulir klaim, fotokopi polis asuransi, SIM, STNK, dan surat keterangan dari kepolisian yang menyatakan bahwa benar kamu mengalami kecelakaan.

3. Pastikan kerusakannya mencapai 75 persen

Setelah semua berkas terkumpul dan perusahaan asuransi menyetujui klaim kamu, biasanya kamu harus mendatangi bengkel rekanan atau resmi. Hal ini untuk memastikan kerusakan motor mencapai lebih dari 75 persen. So, perusahaan asuransi akan menggantinya dengan biaya perbaikan sesuai kerusakan yang dialami.

Biasanya, proses penghitungan biaya ganti rugi ini akan dilakukan di bengkel rekanan perusahaan asuransi, bahkan biasanya pihak asuransi juga akan mendatangi bengkel tersebut untuk mengecek secara langsung.

4. Mengisi formulir klaim

Klaim gak akan diterima jika kamu tidak mengisi formulir. Form formulir klaim biasanya bisa diunduh lalu diisi secara manual atau secara online di situs resmi perusahaan asuransi.

Jangan lupa, pastikan kamu mengisi formulir dengan benar dan jelas. Sesuaikan nama kamu, nomor kendaraan, mesin, dan lain-lain yang biasanya tercantum di STNK motor kamu.

5. Kecelakaan bukan karena kesalahan pribadi

Perlu kamu ingat, syarat terpenting yang gak boleh dilupakan adalah kecelakaan bukan karena kesalahan pribadi. Sebab masih banyak yang mengajukan asuransi namun ternyata kecekalakaan tersebut terjadi karena kesalahan pemilik motor itu sendiri.

Jika sudah mengikuti 5 syarat di atas, maka kamu tinggal menunggu sampai klaim diterima. Pencairan dananya sekitar satu bulan sejak klaim tersebut diajukan.

Apabila cicilan motor jatuh tempo sebelum pihak asuransi mentransfer biaya klaim, itu artinya kamu harus pakai uang sendiri. Setelah dananya cair, segeralah lunasi sisa cicilan dan cari referensi motor yang baru kalau kamu masih ingin pakai motor tersebut.

Artikel Terkait:

8 Kebiasaan Para Triliuner, Cobain Biar Bisa Ketularan Kaya!

Para triliuner dunia bukanlah spesies yang berbeda dengan kita semua, tapi bagaimana mereka bisa sukses? Berikut adalah delapan kebiasaan...

6 Langkah Siapkan Tabungan Hari Tua untuk Pensiun yang Sejahtera

Memiliki masa tua yang tenang dan sejahtera adalah mimpi banyak orang. Tidak ada orang yang menginginkan masa tua...

7 Rekomendasi Tabungan Dana Pendidikan Anak & Berbagai Keuntungannya, Bunda Wajib Baca

Dana pendidikan anak adalah salah satu hal yang harus dipersiapkan sejak dini, Bunda. Bukan tanpa alasan, hal ini...

7 Tips Memilih Asuransi Kesehatan yang Bagus

Asuransi kesehatan menjadi salah satu produk asuransi yang paling populer dan banyak digunakan. Perusahaan yang menyediakan layanan yang...